25.5 C
Serang
23:48:55 (3 Februari, 2023)
Bantencom Media
DAERAH

Haul ke-121 Syeikh Nawawi Al-Bantani Tanara

Serang, bantencom – Pelaksanatugas (Plt) Gubernur Banten H.Rano Karno,S.IP menghadiri Peringatan Haul ke-121 Syeikh Nawawi Al-Bantani di Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten, Jumat (22/08) malam.
Dalam sambutanya Plt Gubernur mengatakan kita berharap melalui haul syeikh nawawi al-Bantani tanara ke 121 memiliki makna yang dapat dijadikan momentum untuk mengokohkan komitmen dan tekad kita sebagai generasi penerus untuk dapat mengenang serta mewarisi,melestarikan dan mengembangkan semangat,kiprah dan perjuangan syeikh nawawi al-Bantani,khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan,sebagai salah satu modal dasar guna membangun masyarakat,bangsa dan negara.
Syeikh Nawawi al-Bantani dengan karya-karyanya telah mengajarkan kepada kita tentang arti pentingnya. Mensinergikan iman,ilmu dan amal soleh.keimanan beliau tidak hanya dimiliki secara individual,namun juga memiliki manfaat sosial.hal tersebut teraktualisasikan dalam bentuk karya-karya beliu diantaranya berupa kitab-kitab dan tulisan-tulisan,seperti syarah jurumiyah,lubab al-Bayan,dhariyah al-yaqin,fathul mujib .
Acara haul ini salah satunya yaitu untuk meneladani kiprah syeikh Nawawi al-Bantani Tanara.oleh karen itu Plt Gubernur mengajak untuk mengeimpelementasikan keteledanan beliau dengan mendayagunakan segenap potensi yang kita miliki,terutama dengan memberikan subangsih terbaik bagi masyarakat, ksusunya dalam mengupayakan keberhasilan pembangunan guna mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik,secara materil maupun spiritual.
Untuk terwujudnya hal tersebut tentunya dibutuhkan adanya sinergi antara umaro (pemerintah) dan ulama dengan dukungan dan partsipasi dari seluruh stekholders dan elemen masyarakat Banten.
Sementara itu Menteri agama RI Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan hampir semua ulama-ulama besar di Indonesia pada dasarnya murid secara langsung dan tidak langsung dari Syeikh Nawawi. Sebab itu hampir semua ulama besar pernah membaca buku yang dikarangnya.
“Sebab itu, ulama besar Indonesia memiliki cara pandang yang moderat, dalam mengajarkan nilai-nilai Islam di Indonesia yang sangat majemuk ini, dan beragam. Itulah kenapa lahirnya Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan organisasi kemasyarakatan Islam lainnya yang cara berpikirnya moderat” terang Lukman.
Ia menambahkan kita semua sebagai generasi penerusnya tentu harus menangkap esensi dari ajaran yang Syeikh Nawawi yang moderat, dan penuh toleransi tersebut. Menurut dia, paham Syeikh Nawawi yang moderat tersebut sangat relevan untuk kita kembangkan. Karena kita sekarang mensinyalir adanya paham-paham asing yang datang dari luar, ternyata paham itu tidak sebagaimana mestinya yang diajarkan guru-guru kita.
(ridwan)

Related posts

Mengenal Bank Banten Dan Sejarahnya

Ridwan Salba

Rekontruksi Pelemparan Batu Dari Jembatan Penyeberangan Jalan Tol

Edi Santosa

Forum Sekwan Provinsi Seluruh Indonesia Gelar Ratas

Ridwan Salba

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy