29.2 C
Serang
18:37:05 (30 September, 2022)
Bantencom Media
DAERAH

Kepemimpinan 100 hari kinerja Al Muktabar dalam menjabat Pj Gubernur Banten, mendapat sorotan publik.


Serang, bantencom
Pejabat Gubernur Banten Almuktabar (AL) yang telah menjabat selama 100 hari lebih dinilai belum memiliki kebijakan yang komprehensif dan terukur dalam mengisi masa transisi kepemimpinan Provinsi Banten. Hal tersebut disampaikan oleh Achmad Sururi, Akademisi dai Universitas Serang Raya ( Unsera)

“Ini baru 100 hari Pj Gubernur ya, kalau secara objektif dari visi misi turunan dari Presiden karena mandatori, saya belum melihat secara komprehensif aksi rencana kerja di lapangan belum terlihat,” katanya saat dihubungi, Selasa (23/8/2022).

Hal itu dinilai dari berbagai kebijakan yang diwacanakan Al yang terungkap ke publik. Salah satunya tentang sekolah metaverse yang saat ini masih tidak terukur lantaran belum memiliki cantolan hukum.

“Indikatornya dari sisi beberapa program yang mengalami kegagalan. Contohnya sekolah metaverse yang ditentang pusat karena tidak terkait dengan itu. Banyak melihat program yang tidak terukur dan mercesuar,” ungkapnya.

Kemudian, terkait wacana membangun kantor di Ibu Kota Negara. Padahal menurutnya, masyarakat Banten belum membutuhaknnya. Terlebih, gedung negara belum dibangun.

“Ada rencana kantor IKN, mungkin setiap provinsi ada kantor penghubung di sana, tapi ini jadi wacana,” ucapnya.

Ditambah lagi rencana perampingan OPD di lingkungan Pemprov. Hingga kini, kebijakan itu masih menuai pro dan kontra dalam rangka reformasi birokrasi.

“Saya melihatnya belum riil dan konkret diwujudkan. Reformasi birokrasi dengan merampingkan OPD, ada progresnya tapi tidak siginifakn yang kita harapan,” tuturnya.

Ia menyatakan, tidak ada salahnya Al membuat kebijakan dalam masa kepemimpinannya. Namun hal itu harus terukur dalam penyelesaiannya, karena Al menjadi trnasisi kepemimpinan di Banten.

Sebab dalam pengamanatannya, Al seolah ingin berbeda dengan kepemimpinan sebelumnya, tapi tidak memiliki kebijakan yang komprehensif.

“Sah-sah saja pak Al membuat kebijakan inovatif, tapi harus riil. Bikin kebijakan yang terukur dengan target pasti. Programnya akan selesai misalnya 2023 pertengahan, terukur dan tepat sasaran,” terangnya.

Untuk itu, Al diminta tidak alergi dalam meneruskan program atau kebijakan yang telah disusun oleh kepemimpinan sebelumnya. Ditambah, Al pada saat itu masuk dalam rezim sebagai Sekda Banten.

“Kan program yang dicanangkan sekarang dalam jangka panjang, harusnya jangka pendek karena transisi jadi Pj. Jadi taget dan capaiannya pasti, selesainya kapan dan punya jejak prestasi,” jelasnya(edi)

Related posts

Gubernur WH Resmikan 8 Lantai RSUD Banten

Theby Plg

PT. Kedaung Group Tidak Bayar Gaji Karyawan.

Ridwan Salba

HUMANITY ABOVE THE LAW

Ridwan Salba

Tinggalkan Balasan

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy