27.8 C
Serang
12:19:10 (1 Februari, 2023)
Bantencom Media
HUKRIMPERISTIWA

KPLP Tangkap Kapal Penambang Pasir Laut “Queen Of Netherland” di Perairan Ciwandan

Serang, bantencom – Kapal Queen of Netherland yang biasa menambang pasir laut di Perairan Selat Sunda ditangkap dan diamankan  Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) di Perairan Ciwandan, Kota Cilegon.
Informasi yang berhasil dihimpun, kapal asal Belanda tersebut ditangkap sekitar tiga mil dari PT. Krakatau Posco, Kota Cilegon. Saat ini kapal itu sedang  dilakukan pemeriksaan oleh pihak KPLP.
Dir Polair Polda Banten Kombes Pol Imam Thobroni  membenarkan informasi tersebut .” Iya benar. Tapi yang nangkap itu KPLP,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon genggam, Kamis (31/3/2016).
Terpisah, Topan, Nahkoda KPLP yang dikonfirmasi juga membenarkan bahwa adanya penangkapan kapal penambang pasir laut .” Ya kemarin kita tangkap. Sekarang dalam pengawasan KSOP Banten ,” jelasnya.
Seperti diketahui , Kapal Queen of Netherland belakangan ini melakukan penambangan pasir di wilayah Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten.
Diberitakan sebelumnya bahwa kapal tersebut sudah dipantau oleh Dirpolair Polda Banten, Kombes Pol Imam Thobroni, kedua kapal asing pengeruk pasir laut terlihat lalu-lalang di Perairan Banten dan Teluk Jakarta.

 “Memang ada dua kapal asing, Vox Maxima dan Queen of Netherland yang mengeruk pasir laut Banten dan dibawa ke Teluk Jakarta,” ujar Imam, Rabu (23/3).

Kapal Vox Maxima mengeruk pasir laut untuk HLS dan Kapal Queen of Netherland mengeruk pasir laut untuk MCA. Sedangan Koperasi Tirta Niaga Pantura belum beroperasi hingga saat ini. 

“Kalau Kapal Vox Maxima atas nama HLS dan Kapal Queen of Netherland bekerja untuk MCA. Kalau Koperasi Tirta Niaga Pantura belum beroperasi,” tambah Imam.

Namun ironisnya, dalam laporannya, Kapal Queen of Netherland yang beroperasi atas nama MCA sedang melakukan survey lokasi, tapi kapal tersebut terlihat mondar-mondir beberapa kali. Aktivitas Kapal Queen of Netherland yang mondar-mandir tersebut terlihat dari marine traffic.

 “Laporannya sih survey, tapi bolak-balik terus di Perairan Cilegon ke Teluk Jakarta,” ungkap Imam.

Bahkan, Imam mengancam akan menangkap Kapal Queen of Netherland kalau aktivitasnya tidak sesuai dengan laporannya.

“Kalau tidak sesuai dengan laporannya, Kapal Queen of Netherland akan kami tangkap,” ancam Imam.

Related posts

Mayat Tanpa Busana Hebohkan Warga Pandeglang

Ridwan Salba

Angkasa Pura Talangi Refund Sebesar Rp 3 miliar

Ridwan Salba

F-SPBI Tuntut Disnakertrans Kabupaten Serang Terbitkan Surat Pengesahan

Ridwan Salba

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy