28 C
Serang
9:49:49 (29 Februari, 2024)
Bantencom Media
HUKRIM

Kuasa Hukum BGD Buka-Bukaan Kebobrokan DPRD Banten

Serang, bantencom – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di duga telah mengantongi rekaman penyadapan terkait permintaan ‘jatah preman’ bagi anggota DPRD Banten untuk pemulusan izin pendirian Bank Banten yang nilainya mencapai Rp10 miliar.

“Dulu yang pernah diminta Rp10 miliar, terus turun jadi Rp5 miliar, terus turun jadi Rp2 miliar. Yang dateng itu orang mengaku suruhan dari DPRD Banten,” kata kuasa hukum PT BGD, Boyamin Saiman, yang ditemui sejumlah awak media dikantor BGD, Kota Serang, Banten, Jum’at (18/12/2015).

Dibawah kepemimpinan KPK yang baru, komisi anti rasuah tersebut harus mampu melakukan aksi ‘bersih-bersih’ di Provinsi Banten.

“Saya akan bekerjasama dengan KPK untuk bersih-bersih,” terangnya.

Dirinya pun bercerita bahwa uang yang digunakan oleh Ricky Tampinongkol untuk menyuap merupakan dana operasional dirinya selama satu tahun yang belum pernah digunakan hingga tertangkap tangan oleh KPK.

Dimana, besaran dana operasionalnya adalah 25 kali gaji dirinya sewaktu menjabat sebagai Dirut PT BGD. Jika di total jumlahnya mencapai Rp 750 juta.
“Pak Ricky tidak menyebut ke saya soal keterlibatan ketua DPRD Banten, ga tau kalau (dihadapan penyidik KPK) nanti yah,” tegasnya.

Related posts

Gadis Belia DIgilir 7 Pemuda

Ridwan Salba

Atut Potong 90 Persen Dana Hibah, Pengacara: Itu Bohong

Ridwan Salba

What is lampshading? The leggy fashion trend, explained

Edi Santosa

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy