29.9 C
Serang
17:08:21 (21 Februari, 2024)
Bantencom Media
DAERAH

Polres Cilegon Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Anak Autis

Cilegon, bantencom – Satreskrim Polres Cilegon, Banten, menggelar rekonstruksi pembunuhan  Ferdi Haryadi, remaja yang memiliki keterbelakangan mental (Autis) yang dilakukan tersangka Masriya yang tak lain adalah bapak kandung korban sendiri.

Rekonstruksi yang digelar di kediaman korban dan tersangka di lingkungan Jerang Ilir, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Cilegon, Banten tersebut terbukti bahwa tersangka telah berencana membunuh korban dari rumah setelah akhirnya korban dibuang dalam kondisi hidup di Sungai Teneng, Cinangka, Kabupaten, Serang

Kedatangan tersangka untuk gelar rekonstruksi warga yang datang untuk menyaksikan berteriak-teriak dan marah kepada tersangka yang tengah melakukan adegan membunuh darah dagingnya sendiri.

Dalam rekonstruksi tersebut, ternyata pelaku sudah berniat untuk membunuh korban, pasalnya sebelum berangkat menuju ke TKP dibuangnya korban, tersangka sudah menyiapkan karung yang berisi pavling blok dan tali di rumahnya sebagai alat untuk mengikat korban supaya tenggelam ketika dibuang ke sungai.

Tersangka menggunakan sepeda motor untuk membawa korban ke tempat eksekusi. Pelaku sempat meminta bantuan kepada adik korban Firman Ariyadi supaya korban tidak mengamuk ketika dalam perjalanan.

IPTU. Bayi Pebrianto ( Kasat Reskrim Polres Cilegon) menjelaskan Berdasarkan 43 adegan di lima titik yang digelar rekonstruksi tersebut,  mengungkap bahwa ibu tiri korban Iroh Rohaini dan adik kandung korban Firman Ariyadi yang sebelumnya ditetapkan sebagsi tersangka karena diduga terlibat dalam pembunuhan ternyata tidak terbukti, dan tersangka hanya melakukan pembunuhan sendirian.

"Karena tidak terbukti terlibat dalam pembunuhan, ibu tiri dan adik kandung korban kini status tersangkanya sudah dicabut oleh Polres Cilegon, dan ditangguhkan" katanya kepada wartawan

Sementara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka pembunuh anak kandungnya dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukum minimal 20 tahun penjara.

Related posts

Atasi Kelangkaan Stok Darah, Kodim 0602/Serang Gelar Baksos Donor Darah

Ridwan Salba

Ribuan Warga Kota Serang Antar Calon Jamah Haji

Ridwan Salba

Cegah Virus Corona, Babinsa Koramil Cikande Bantu Membersihan SDN Songgom Jaya

Ridwan Salba

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy