29.9 C
Serang
16:34:04 (21 Februari, 2024)
Bantencom Media
HUKRIM

Praktek Prostitusi Lewat Media Sosial Menjamur di Cilegon

Cilegon, bantencom – Peristiwa Deudeuh Alfisahri, janda beranak satu yang menjajakan dirinya melalui twitter kemudian tewas ditangan konsumennya. Membuat masyarakat terhentak tentang prostitusi online.
Kejadian tersebut membuat dugaan kuat di Kota Cilegon menjamur praktek serupa dengan Deudeuh Alfisahri alias Tata Chuby.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, para pekerja seks komersil (PSK) yang bekerja disejumlah club malam di Kota Cilegon pun menjajakan dirinya melalui media facebook, twitter, hingga instagram yang kemudian berlanjut ke komunikasi melalui media blackberry masanger ataupun via seluler.
Dugaan prostitusi online ini meresahkan warga kota baja, terlebih banyaknya warga negara asing (WNA) yang bekerja di Kota Cilegon, sehingga menambah keresahan warga akan maraknya prostitusi tersebut.
“Tempat hiburan yang kelihatan mata aja, udah merusak moral. Apalagi yang ga kelihatan mata. Makin rusak moral masyarakat disini kalau seperti ini dibiarkan saja,” kata Sam’ani, salah satu tokoh masyarakat di Desa Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Jum’at (17/4).
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan, para PSK di tempat
hiburan malam ini melakukan aksi ‘kencan’ dengan konsumennya, diluar jam kerja resmi mereka. Bahkan, ada juga indikasi mereka menjadi peliharaan ‘om-om tengil (OT)’, baik wargha asli Indonesia ataupun warga negara asing.
“Harusnya pemkot (Cilegon) cepat bergerak. Kalau dibiarkan terlalu
lama nanti pelakunya bebas berbuat sesukanya. Bisa jadi makin lama makin banyak perempuan yang terjerumus,” tegasnya.
Terkait adanya dugaan PSK yang menjajakan diri melalui online ini,
pihak kepolisian mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Namun, jika benar hal tersebut ada, pihak kepolisian berjanji akan menindak tegas.
“Saya belum dengar kalau ada yang seperti itu (prostitusi online) di Cilegon, seperti yang ada di Jakarta. Kalau untuk prostitusi (online) itu kan termasuk pekat (penyakit masyarakat), kami sudah ada giat rutin,” kata humas Polres Cilegon, AKP Sunarja,

Related posts

Korupsi Jamkesmas Rp 25 miliar Seret Mantan Bupati Lebak?

Ridwan Salba

Amir Hamzah dan Kasmin Diperiksa KPK Sebagai Tersangka Suap

Ridwan Salba

Diskusi Publik “Awasi Gratifikasi dan Politik Dinasti”

Ridwan Salba

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy