25.9 C
Serang
1:34:26 (3 Februari, 2023)
Bantencom Media
BreakNewsPERISTIWA

Rano Karno Ucapkan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Sultan Muda Banten

Serang, bantencom – Nadzir Kesultanan Banten, H Tubagus Ismetullah Al-Abbas meninggal dunia di Rumah Sakit Omni International, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (3/3/2016) malam tadi.
Kabar duka meninggalnya Tubagus Ismetullah Al-Abbas dibenarkan oleh keluarga besar kesultanan. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di usia ke-56, sekitar pukul 19.30 WIB.
“Benar, jam setengah delapan malam ini. Mohon doa untuk beliau,” kata Sekretaris Keluarga Besar Kesultanan Banten, Tb. A. Abbas Wassee.
Informasi meninggalnya Tubagus Ismetullah Al-Abbas juga sudah banyak menyebar melalui blackberry messenger maupun media sosial.
Syair Asiman, kerabat dekat almarhum yang mengaku sedang melakukan kerjasama, merasa kehilangan dan berduka.
“Pembuluh darahnya pecah. Sebelumnya nggak sakit, dadakan. Saya dan beliau sedang ada rencana nyusun buku Kesultanan Banten. Sedang dalam tahap pengumpulan naskah,” kata Syair, yang merupakan Redaktur di suratkabar lokal Harian Umum Kabar Banten.
Ucapan bela sungkawa juga dilontarkan Gubernur Banten Rano Karno mengatakan bahwa almarhum kerap menuturkan mimpi dan cita-cita besar untuk mengembalikan kebesaran dan kejayaan Banten sebagai salah satu pusat perkembangan peradaban di nusantara.
“Sebagai Gubernur Banten, saya turut berbela sungkawa atas wafatnya salah satu putera terbaik Banten Bapak Ismetullah Abas. Dalam berbagai kesempatan,  almarhum kerap menuturkan mimpi dan cita-cita besarnya untuk mengembalikan kebesaran dan kejayaan Banten sebagai salah satu pusat perkembangan peradaban di nusantara. Dengan demikian, ini menjadi kewajiban bagi kita semua untuk terlibat melanjutkan perjuangan Almarhum dalam mewujudkan kebangkitan Banten yang maju dan berkeadaban.  Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan dilimpahi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” ungkap Rano Karno
Diketahui, Tubagus Ismetullah Al-Abbas yang lahir di Serang, 16 Maret 1960 itu adalah keturunan langsung Sultan Hasanudin dari Sultan ke IV Abdul Mufakhir Mahmdud Abdul Kadir. Ayah almarhum adalah KH Tubagus Wase’ Abbas (Alm) atau lebih dikenal dengan sapaan Tus Kuncung.
Oleh Kesultanan Cirebon, Tubagus Ismetullah Al-Abbas telah didaulat menjadi Sultan Muda, yang secara budaya berhak mewakili Kesultanan Banten dalam setiap pertemuan kerajaan-kerajaan Nusantara.
Tubagus Ismetullah Al-Abbas meninggalkan seorang istri yakni Trialita Arta Mayasora, serta tiga orang anak yakni Tb Ahmad Vivil, Ratu Novtatia Intan, Tb Rain Akbar Pamungkas.(rid)

Related posts

GUBERNUR TANDA TANGANI PENGEMBALIAN SURAT MANDAT KE PRESIDEN

Ridwan Salba

Tumpukan Tiang Beton Milik Proyek KRL Memakan Korban Jiwa

Ridwan Salba

Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan APBD TA 2015

Ridwan Salba

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy