29 C
Serang
16:29:22 (25 Februari, 2024)
Bantencom Media
DAERAH

Reog Ponorogo Masuk Banten.

Serang, Bantencom – Seni budaya tradisional yang berasal dari pulau Jawa bagian timur atau disebut Reog Ponorogo dikenalkan didaerah Banten, selama ini seni budaya daerah atau tradisional keberadaannya sudah hampir punah karena tergerus jaman, generasi muda sudah kurang berminat untuk mempelajari seni budaya daerah, dan keberadaannya sangat susah dijumpai.  Reog Ponorogo kini dikenalkan di Banten dengan harapan seni budaya Reog Ponorogo bisa berkembang di Banten, dengan gamelan dikolaborasikan, seperti gong, kenong, terompet ditambah angklung, dibawah pimpinan bapak Supriyanto.

  Dengan anggota yang berjumlah hingga 35 orang, maka seni budaya Reog pun dimeriahkan dengan segala gamelan dan perlenkapan seperti beberapa jenis topeng, dari kalangan remaja hingga orang dewasa turut memerankan adegan tari topeng, dihadir ribuan penonton dengan wajah riang, karena warga Cikande Permai kebanyakan berasal dari daerah jawa tengah dan jawa timur.  Dipersembahkan jenis sesajen yang tujuannya mengundang roh halus pun diselenggarakan diacara ini, tak ayal para peserta Reog pada kesurupan,  namun mistis ini tetap menganut pada aliran kerohanian Islamiah.  Menyambut bulan suci Romadon acara Reog Ponorogoan digelar dihalaman balai desa Cikande Permai kecamatan Cikande Serang Banten, acara ini diselenggarakan oleh Mutiara Agung Motor didukung oleh pemerintahan desa Cikande Permai serta segenap masyarakat Cikande Permai.

“Saya perkenalkan reog Ponorogo di Banten agar dapat dikembangkan diaerah Banten, pada dasarnya Jawa dan Banten adalah saudara, dengan ini saya berharap menjalin tali persaudaraan lewat kesenian budaya, yang mana seni budaya reog Ponorogo dikolaborasikan dengan pencak silat dan debus, harapan saya agar reog Ponorogo bisa berkembang di Banten.  Ujar Supriyanto kepada Bantencom.

Ditempat terpisah ketua penyelenggara H.Bambang  mengungkapkan, “Dengan penuh rasa cinta saya terhadap seni budaya daerah terutama reog Ponorogo, maka sengaja saya gelar acara ini dihalaman balai desa Cikande Permai, dengan tujuan agar masyarakat bisa terhibur dan tetap mengenal seni budaya daerahnya sendiri, harapan kepada pemerintah agar dapat memperhatikan bagaimana ragam seni budaya daerah kita jangan sampai punah begitu saja dan tetap dilestarikan. (Dewa)

Related posts

Ferry Setiawan Nahkodai IJTI Banten 2017-2020

Ridwan Salba

Hukum dan Politik Kekuasaan

Ridwan Salba

Anjangsana Ke Warga Rutin Dilakukan Babinsa Koramil Cikande

Ridwan Salba

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy