30.5 C
Serang
18:46:26 (4 Februari, 2023)
Bantencom Media
BreakNews

Saung Kuliner Pecak Jengkol

Ragam sajian kuliner masakini, menggugah selera dan menciptakan rasa yang khas.
Serang, Bantencom. Telah tercipta rasa yang khas dan menjadikan selera yang mantap, hanya disaung kebon jabon hal ini tercipta. Sehingga menggugah selera makan para pengunjung.
Saung kebon jabon yang berada dipetung kecamatan Kragilan Serang Banten, menyediakan berbagai menu khas serang yang dapat menggugah selera makan.
Saung kebon jabon berdiri sejak setahun lalu, walau baru seumur jagung saung kebon jabon sudah dikenal warga serang dan bahkan pengunjung dari jakarta.
Dengan menu punya rasa khas, saung kebon jabon selalu ramai dikunjungi karena harga yang sangat terjangkau, satu porsi kisaran harga 15 ribu rupiah untuk menu standar dan kisaran harga 23 ribu rupiah untuk menu extra ditambah aneka minuman segar.
Berbagai menu terhidang disini, diantaranya grem asem bebek, rica rica bebek, ayam bakar, bebek bakar, pecak bandeng, pecak belut, pecak jengkol dan sayur asem sebagai menu pelengkap. Tentu saja semua menu dihidangkan dalam keadaan hangat, sehingga menambah selera makan.
Menu paforit disaung ini adalah pecak jengkol,padahal jengkol tentu saja nama yang kebanyakan orang kurang suka karena bau yang tak sedap, tapi disaung kebon jabon, jengkol adalah menu paforit setelah menjadi pecak jengkol.
Pecak jengkol tentu saja sama seperti pecak pada umumnya seperti pecak bandeng, hanya bahan pauknya diganti dengan buah jengkol yang digoreng dan dipenyetkan,sehingga mampu menggugah selera dengan rasa yang khas.
Menurut Yanti pemilik saung kebon jabon, awalnya coba coba, karena banyak jengkol hanya dibuat lalap, lalu Yanti mencoba memadukan dengan sambal pecak, ternyata hasil eksperimennya membuahkan hasil yang memuaskan.
Kini saung kebon jabon sudah ramai dikunjungi, selain menunya yang khas, saung kebon jabon juga berfasilitas memadai, seperti lahan parkin yang sejuk dibawah pepohonan, disediakan saung lesehan,toilet dan musollah.
Menurut Yanyi, menu pecak jengkol awalnya coba coba “saya masak pecak jengkol awalnya coba coba, eh..ternyata banyak yang suka dan pada pesan buat makan keluarga dirumah,padahal dulu jengkol cuma buat lalap, kadang terbuang, tapi sekarang jengkol dipasarpun harganya mahal satu kilonya 80 ribu rupiah”  ujar yanti.
Ditempat lesehan ditemui Linda seorang guru sekolah dasar, salah satu pelanggan saung kebon jabon yang sedang makan siang bersama keluarga “Saya sering makan disini bersama keluarga,kadang bersama teman teman disaat istirahat jam pelajaran,karena selain masakannya enak dan harga terjangkau, tempatnya nyaman bersih dan sejuk” ungkap Linda. (dewa)

Related posts

Plt. Gubernur : Jangan Terlena  Kemerdekaan

Ridwan Salba

Peringatan Hari Krida Pertanian Tingkat Provinsi Banten

Ridwan Salba

Rano Harus Diperiksa Kasus Kapal DKP

Edi Santosa

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy