29.1 C
Serang
11:03:44 (7 Desember, 2023)
Bantencom Media
HUKRIM

Teroris Penyamar Tukang Sop Duren di Bekuk Polisi di Serang, Banten

Serang, bantencom – Lima orang tersangka diduga teroris ditangkap polisi di kontrakan ruko Kosasih, Kebon Jahe, Kota Serang, Banten. Selasa 26 Agustus 2014.

Asep penjual sop duren es krim bandung digerebeg polisi di tempat jualannya. Asep dan empat orang rekannya tidak berkutik saat polisi mengepungnya.
Tidak ada yang mencurigai sebelumnya, jika mereka itu adalah terduga teroris.

David pemilik bengkel yang menempati ruko di sebelah kontrakan tersangka mengatakan bahwa para pelaku tersebut menempati kontrakan dengan dalih berjualan sop duren dan es krim Bandung.

“Saya baru ketemu dengan pak Asep kemarin katanya sih sebagai bosnya. Kalau lihat perawakannya sih seperti orang biasa gak mencurigakan” katanya
“Saya lihat mereka ada tiga orang, tapi saat ditangkap polisi malah ada lima termasuk perempuan yang diduga sebagai istri salah satu pelaku” katanya lebih lanjut kepada bantencom

Sementara menurut salah satu nggota polisi Polres Serang yang tidak mau disebutkan namanya ini mengatakan para terduga teroris langsung dibawa ke Jakarta.

“Jangan tanya saya mas, langsung ke Kapolres aja. Cuma yang jelas para pelaku yang diduga teroris tersebut langsung dibawa ke Jakarta” katanya

Belum diketahui termasuk kelompok mana mereka bergabung. Hingga saat ini polisi masih berjaga-jaga di lokasi tempat kejadian. Kini ruko tersebut sudah diberi garis polisi.
(ridwan)

Related posts

Hak Prerogatif Presiden Diuji Putusan Pra Peradilan BG

Ridwan Salba

Tubagus Chaeri Wardhana di Titipkan ke Rutan Serang

Ridwan Salba

Hidup Miskin Mengancam Adik Ratu Atut

Ridwan Salba

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat memilih keluar jika diinginkan. Terima: Read More

Privacy & Cookies Policy